Rabu, 10 Januari 2018

DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET BAGI SISWA SEKOLAH

Selain ada dampak positif pasti ada dampak negatif yaitu jelas sekali dimana isi dalam teknologi pencari itu tidak dibatasi oleh usia, jenis kelamin, yang terkadang dimanfaatkan orang untuk yang membuka situs pornografi yang tidak di saring yang akibatnya dapat di akses oleh semua orang, selain itu digunakan orang yang tidak bertanggung jawab dalam melakukan penyusupan ke dalam arsip-arsip dunia maya yang sifatnya rahasia, serta membuat sebagian orang misalnya pelajar yang kurang ter-motivasi untuk lebih berfikir dalam mengerjakan tugasnya karena bagi pelajar hampir semua bahan dengan mudah dapat dicari dalam teknologi mesin pencari. Dampak dari teknologi mesin pencari di era digital sekarang ini bahwa peran perpustakaan sebagai tempat untuk membaca dan mencari informasi sudah jarang digunakan oleh para pelajar karena sudah banyak media online yaitu teknologi mesin pencari untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Dapat dilihat dampak yang dirasakan dari teknologi mesin pencari di mana pengguna harus lebih cerdas dalam memanfaatkan pencarian yang dibutuhkan, jangan menggunakan kekayaan informasi yang terdapat dalam teknologi pencari sebagai alat untuk sesuatu yang sifatnya negatif.

           Internet tidak sepenuhnya berdampak baik walaupun mempunyai banyak kebaikan didalamnya. Bahkan banyak sekali dampak negatif Internet terhadap dunia. Berikut adalah dampak-dampak negatif internet :
1.              1. Pornografi Anak / Eksploitasi
Penyalahgunaan dan eksploitasi anak-anak adalah tindakan menjijikkan yang secara fisik dan emosional akan membekaskan luka pada anak-ank yang polos. Anak-anak, bahkan lebih muda dari dua tahun, telah dperlakukan dengan salah secara mengerikan untuk kepuasan orang yang sakit jiwanya. Dan gawatnya, jika ada permintaan untuk hal-hal seperti itu, beberapa orang akan secara sukarela untuk menyediakannya.
Menurut Departemen Kehakiman AS, distribusi pornografi anak hampir "sepenuhnya dibasmi" pada pertengahan 1980-an. Tapi penciptaan dan keberhasilan internet telah membalikkan posisi ini. Saat ini, pornografi anak adalah industri multi-miliar dolar dan, menurut Pusat Nasional untuk Anak Hilang dan Tereksploitasi, merupakan salah satu industri internet paling cepat berkembang. Bahkan, NCMEC mengklaim bahwa "dua puluh persen dari semua pornografi di internet melibatkan anak-anak."
Kemudahan relatif mentransfer gambar dengan kamera digital, kemampuan untuk berkomunikasi secara anonim dan pembayaran online yang kian mudah,semudah mendistribusikannya ke massa , menyebabkan pornografi anak menjadi proporsi besar yang hampir tak terbendung.
  
        2. Kecanduan Online
Kecanduan jelas ada sebelum internet. Namun demikian, beberapa kecanduan menjadi unik dengan adanya internet.Menurut Pusat Internet Addiction Recovery website (ironic), penelitian telah menunjukkan bahwa semakin banyak orang di seluruh dunia telah menjadi kecanduan aktivitas online seperti game, perjudian dan browsing.
Pada tahun 2002, Elizabeth Wooley mendirikan On-Line Gamers Anonymous (OLGA) untuk mengenang anaknya Shawn, yang bunuh diri saat bermain game EverQuest online.

              3. Online Sexual Predators
Predator seksual online menggunakan situs jaringan sosial dan chat room untuk menargetkan sasarannya, dan sering individu di bawah umur,Predator kadang-kadang akan menggunakan identifikasi palsu dan berusaha untuk memikat korban untuk mengungkapkan informasi pribadi dan untuk bertemu mereka secara pribadi.Acara di NBC 'To Catch a Predator "adalah acara yang diciptakan untuk merekam dan menyengat operasi pemikat oleh predator online.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar